Thursday, 11 June 2015

[#NulisRandom2015] Day Ten- London (Episode: Taman)

Berdasarkan request dari seorang ibu-ibu yang komen di postingan saya kemarin (yang adalah mama saya, gaul sekali memang ibu-ibu itu), maka edisi cerita London a la saya kali ini adalah tentang taman kota yang banyak banget (banget!) ada di London.

St James' Park, with Buckingham Palace in the background

London sering sekali membuat saya jatuh cinta. Dan salah satu momen jatuh cinta itu adalah saat saya berkunjung ke green spaces alias ruang terbuka hijau di kota ini. Fakta mengejutkannya, 47% dari total luas daerah London ternyata adalah ruang terbuka hijau, dengan total delapan juta pohon! Bayangkan, sebuah kota metropolis, padat penduduk, masih bisa menjadi salah satu model urban forest dunia. Berita ini dilansir oleh The Independent pada bulan September 2014 yang lalu, silakan membaca berita lengkapnya di tautan ini.

Ada berbagai jenis ruang terbuka hijau yang ada di London ini. Ada taman-taman kota yang dikelola oleh pemerintah borough (semacam kecamatan kalau di Indonesia) setempat, Royal Parks, hutan-hutan kota, bahkan pemakaman umum masa lampau yang disulap menjadi taman cantik.

Saya suka sekali berkunjung ke taman-taman kota, bahkan kadang dibela-belain pergi ke taman yang lokasinya cukup jauh sekalipun. Banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan di taman: olahraga, membaca buku, makan siang bersama teman-teman (ataupun sendirian, biasanya ini terjadi hari Sabtu kalau teman-teman saya yang lain lagi nggak ke perpus), bermain bersama hewan peliharaan (si Monic selalu gembira pergi ke taman karena banyak anjing-anjing unyu yang bisa dia godain. Yah walaupun anjing-anjing disini kebanyakan sih sombong, nggak mau digodain sama orang lain), duduk santai ngobrol bersama teman atau keluarga, dan yang paling utama adalah berjemur. Salah satu dosen saya mengklaim jika setengah dari populasi negara ini kekurangan vitamin D akibatnya jarangnya orang-orang disini terpapar sinar matahari. Jadi nggak heran, kalau matahari bersinar cukup cerah, semua orang langsung menyerbu taman terdekat buat berjemur.

Kegiatan lain yang sering saya lakukan di taman adalah duduk diam dan memperhatikan sekitar. Saya sangat menyukai hal ini, mungkin bias dibilang ini salah satu hobi saya: observing. I observe anything, mulai dari ekspresi orang-orang, fashion yang mereka gunakan, menebak-nebak apa yang ada di pikiran mereka berdasarkan ekspresi wajah dan bahasa tubuhnya, kegiatan yang sedang mereka lakukan, dan lain-lain. Melakukan hal ini mungkin juga salah satu perwujudan saya sebagai makhluk sosial, to assure myself that I'm not alone in this big universe.

Taman paling dekat yang bisa saya akses dari rumah adalah Talacre Garden. Ukurannya cukup kecil, dengan jalan setapak yang sering saya jadikan shortcut untuk mencapai halte bus. Karena ini adalah taman yang saya lihat hampir setiap hari, menarik sekali rasanya memperhatikan ia berubah dari musim gugur, musim dingin, musim semi, dan sekarang hampir memasuki musim panas. Daun-daun yang berwarna merah dan oranye di musim gugur itu akan meranggas seutuhnya, meninggalkan ranting-ranting yang kedinginan tanpa daun di musim dingin. Tunas baru seakan melambangkan harapan manis akan hadirnya musim semi, dan lalu semua warna hijau akan kembali menghiasi pohon-pohon itu saat musim panas tiba. It's like human life. We born, grow, and eventually will die.

Talacre Garden during winter season (January 2015)

Green space favorit saya sepanjang saya di London, tak lain dan tak bukan, adalah Hampstead Heath. Heath sendiri sepanjang pemahaman saya bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia adalah padang, suatu dataran luas yang tidak ditanami. Dan ya seperti itulah Hampstead Heath. Luasnya ditaksir sekitar 320 hektar, dan ia adalah salah satu titik tertinggi di Kota London. Dari atas Hampstead Heath kita bisa memandang Kota London, bisa melihat The Shard, St. Paul's Cathedral, indah sekali. Dan hebatnya lagi, pemandangan ini dilindungi. Tidak ada satupun gedung atau bangunan yang boleh berdiri dan menghalangi view dari Hampstead Heath ini. Saya benar-benar geleng-geleng kepala ketika mengetahui hal ini. Saking luasnya si Heath, saya belum selesai menjelajahi semua bagiannya. Saya biasanya datang dari South End Green entrance, dan pulang lewat jalan yang sama, most likely karena mau beli pressed juice favorit (£5 dapat 3 botol @750mL, benar-benar best deal!) di Marks and Spencer.

Hampstead Heath


Green spaces di London juga menjadi rumah yang nyaman untuk beberapa margasatwa. Paling umum tentunya berbagai jenis burung (terutama burung merpati) dan tupai. Beberapa taman juga mempunyai kolam yang dihuni oleh angsa, bebek, dan unggas-unggas lainnya. Cantik sekali. Aturan tidak boleh memberi makan hewan-hewan liar tersebut berlaku di green spaces di London, tapi saya sering sekali melihat turis-turis memberi makan angsa dan tupai di St. James' Park. Kadang-kadang saya melihat ada sisi diskriminasi juga disini. Kalau angsa yang cantik putih bersih atau tupai yang lucu semua orang berebut ngasih makan. Kalau bebek-bebek pendek warna coklat atau burung gagak, nggak ada yang ngelirik.

Home for birds


Tulisan ini beneran akan menjadi novel kalau saya ceritakan satu-satu tentang semua taman yang sudah pernah saya jelajahi. Jadi, silakan menikmati foto-foto di bawah ini ya! Caption yang saya sediakan semoga membantu agar foto tersebut dapat bercerita lebih banyak.

St James' Park during autumn season (October 2014). This park located opposite to the Buckingham Palace, the home of the Queen. You can see London Eye in the background. Yes, it's also close to Big Ben and London Eye!

St James' Park during winter season (December 2014)
St. James' Park during the cherry blossom season (transition between winter to spring), April 2015

Carnival in Hampstead Heath

Tulips in Holland Park, Notting Hill. I really love this park! This is surely one of the hidden gems London had. You can even find peacocks (below) here, as well as Japanese-themed Kyoto Garden.


Tavistock Garden, one garden near to UCL Main Campus. It was still cherry blossom season when I took this photo. Lovely!

Athletic track in Hampstead Heath

One of the ponds in Hampstead Heath


Yellow daffodils at Green Park during spring season (April 2015). This park located near St. James' Park and Buckingham Palace.

Regent's Park during spring season (April 2015)

Greenwich Park (March 2015). Do you reckon the name? Yes, it is located near the zero point of Greenwich Mean Time, the standard time used worldwide! We can also enjoy London from above here. Apart from this park, Greenwich area also offers so many fascinating touristic spots like The Dock, museums, chapels, etc.

Margravine Cemetery, an old cemetery in Borough of Hammersmith and Fulham. I love the classy, nostalgic feeling of this place. The graves here are dated between 1869 until 1945. It was bombed twice during the Second World War, but then was refurbished in 1965.

Sekian dulu cerita saya. Oh, I could not imagine how much I will miss the lovely green spaces in this city!!!

No comments:

Post a comment